Rahasia di Balik Warna Paspor Negara-Negara Dunia

Ilustrasi. (Courtesy: rd.com)

Bagi para pelancong ke luar negeri, tentunya sering bertanya-tanya tentang warna paspor. Pasalnya, setiap negara memiliki warna paspornya masing-masing. Apa yang membuat warna paspor tersebut berbeda-beda? Lalu, apa makna warna-warna tersebut?

Dari hampir dua ratus negara yang ada di dunia, ternyata, paspor hanya terdiri dari 4 warna dasar. Keempat warna tersebut adalah: Merah, Biru, Hijau, dan Hitam. Menariknya, warna paspor tersebut tidak memiliki sistem kategori yang ketat. Sebaliknya, keempat warna tersebut juga tidak diberikan secara acak. Lalu, bagaimana keempat warna paspor tersebut digunakan?

Hrant Boghossian, Wakil Presiden Marketing situs Passport Index, menyatakan bahwa pemilihan warna paspor sendiri umumnya berdasarkan identitas nasional masing-masing negara. Dilansir dari TravelandLeisure.com, Pilihan ini bisa berdasarkan letak geografis, politik, bahkan agama yang paling banyak dianut penduduknya. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan keempat warna dasar paspor di dunia.

Merah

Total negara yang menggunakan warna dasar merah terdapat 68 negara. Warna ini terdiri dari beberapa variasi. Salah satunya Merah Anggur. Warna ini umumnya digunakan oleh anggota Uni Eropa, kecuali Kroasia. Selain itu, warna ini juga menjadi pilihan bagi negara-negara yang tertarik untuk bergabung ke Uni Eropa, seperti Turki. Di luar itu, warna merah anggur juga digunakan pula oleh negara-negara Komunitas Andean. Komunitas ini terdiri dari empat negara di Amerika Selatan, yaitu: Bolivia, Kolombia, Ekuador, dan Peru.

Selain komunitas negara tersebut, warna merah juga dianut oleh negara-negara yang pernah berada dalam pengaruh Komunisme, seperti: China dan Rusia. Negara lainnya memilih warna ini lantaran identitas kenegaraan mereka. Golongan negara ini, antara lain: Swiss, Jepang, dan Singapura.

Hijau

Warna hijau umumnya digunakan oleh negara-negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam. Selain negara-negara di Timur Tengah, warna hijau juga digunakan oleh Indonesia. Hijau sendiri dipercaya sebagai warna kesukaan Muhammad SAW. Pasalnya, warna ini merupakan simbol alam dan kehidupan.

Variasi warna hijau juga digunakan oleh negara anggota Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS). Negara-negara ini terbentang di hampir seluruh Afrika belahan barat. Negara-negara Afrika belahan selatan juga umumnya memilih warna hijau sebagai identitas paspornya. Total seluruh negara yang menggunakan warna hijau sekitar 43 negara.

Biru

Mayoritas negara lainnya memilih biru sebagai warna paspornya, yaitu: 77 negara. Negara-negara di Amerika Utara dan Amerika Latin umumnya menganut warna ini. Amerika Serikat sendiri awalnya memilih warna merah sebagai sampul paspornya. Warna ini kemudian berubah menjadi hijau pada tahun 1930an, dan kemudian berubah lagi menjadi biru pada tahun 1976. Pilihan warna ini berdasarkan identitas bendera Amerika yang dominan berwarna biru.

Hitam

Hanya sedikit negara yang menggunakan warna hitam sebagai sampul paspornya, yakni hanya 11 negara saja. Beberapa di antaranya Botswana, Zambia, dan New Zealand. Mereka menggunakan hitam lantaran mempertimbangkan warna nasional negaranya. Ada juga Palestina dan Vatikan. Kedua negara tersebut juga memilih hitam sebagai paspornya.***

Sebaran warna paspor di seluruh dunia. (Courtesy: brightside.me)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s